Tuhan,kumohon jangan cabut dulu nyawaku!



Tuhan,
kumohon jangan cabut dulu nyawaku malam ini,
sebab mau kutaruh dimana mukaku,
kalau sampai teman-temanku menemukan mayatku,
dan dompet di sakuku yang hanya berisi selembar ribuan!



(ditulis dalam kondisi miskin pengaruh krisis ekonomi stadium akut)


Limbung,30 Maret 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu