Nyali!

-Arie-

Di tempat ini,sebuah kota tua
tempat aku dan dia bersepakat pertama kali
melakukan perselingkuhan hati
menjalani hubungan sembunyi-sembunyi
sebab takut,orang-orang tahu dan mencaci

Di tempat ini,masih seperti biasa
hanya ada aku dan dia
yang diam-diam berbicara lewat sepi
lalu lahir sebuah puisi
tentang hasrat yang tak kunjung sampai

: memiliki cintanya suatu hari

jika dia pergi,rasanya kumau mati
sebab waktu berjalan terasa lambat sekali
jika dia disini,aku tersenyum sepanjang hari
serasa kumau hidup seribu tahun lagi
bernyanyi untuk dia,dia yang kucintai

hari ini,masih di tempat ini
kucoba menulis puisi
untuk dia yang masih sendiri
semoga dia mengerti
bahwa aku lelaki yang mencintai
yang mulai kehabisan nyali



Warnet Nurul,27 April 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Ibu