kau wanita

oleh : Arief  Muhammad Muhammad


Gemetar sayap jiwaku
saat rindumu diami kalbu
tiadalah yang lebih indah bagiku
kecuali saat bersamamu

kupuji kau wanita
sebab anggunmu adalah karunia
karena senyummu adalah hawa
maka,demimu kurela
menjadi adam yang paling hina
terusir dari surga loka
menangis di bumi manusia
terlunta sia-sia
menangis tak berdaya

seribu tahun waktu berlalu
menyiksaku dalam belenggu
teramat sakit lukaku
sekarat dalam tunggu

kini,cinta seolah senyum yang menipu
sebab musim ragu tak jua lekas berlalu
dari hatimu

o,wanita
aku bosan sendiri teramat lama
padamu kupasrahkan segenap jiwa
ukirlah kisah kita di keabadian waktu
usah kau hiraukan aku kan mati kaku


Gowa,06 April 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu