Ibu



ketika malam kudengar dengkurnya yang letih,dan deru nafas yang tak gentar menantang kerasnya hidup.kadangkala aku mendapatinya tertidur di sofa,di depan teve,atau di atas sajadahnya usai sholat.sering aku menyelimuti tubuhnya
mencium kening yang penuh kerut hingga perasaanku bergemuruh.sedih dan takut.sedih melihatnya menjanda sejak di tinggal suaminya dua puluh tiga tahun silam.pun takut jika ia juga suatu hari pergi dan meninggalkanku sebatang kara.semoga Tuhan menyayangnya,dan menempatkan kelak di surga bersama mendiang ayah.wanita tua itu,ibuku.


Rumah,01 Maret 2012.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!