Buntu


ARIE'




Malam menjebak rinduku dalam ruang gelap lagi pengap.

serupa hatimu.

tempat melebihi terjal ngarai

Dimana ribuan cinta lelaki pernah jatuh dan tersungkur.

Aku kehabisan rokok.memikirkanmu hanya buat nyaliku ciut.

tiada asap yang lahir dari mulut.

maka,kata hanyalah bualan orang mengagumi pelangi lalu menyumpahi nasib buruk.

kemarau panjang yang menemui ajal di pintu langit yang mengirim hujan.

aku kecewa mendapati hidup yang bersekutu dengan dosa.

sementara doa hanyalah kamuflase jiwa-jiwa yang menyerah.

Akalku buntu.

tak ada sesiapa.

aku takut mati sebelum pagi tiba.





ujung tahun 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu