Wanita




Terciptalah kau wanita
yang menitipkan kesantunan pekerti
dalam setiap relung kalbu dan lipatan hati


Padamu,kualirkan segala rasa
gemetar segenap jiwa
tiada sanggup kutolak,hanya terpaku
kala kau peluk aku hangat


Saat tangismu pecah dalam dekap
pukau aku,gugup tak bergerak
hilang durja,hanya debar jantung yang bergejolak
ketika semerbak wangimu menyeruak


Aku kehabisan kata
bungkam sejuta makna
hanya debar hati yang bercerita
kita semakin larut terbawa
menuju samudera gelora


Terkasihlah kau wanita
insan lembut nan mulia
yang kupuja-puji atas dasar cinta
bersamamu kurela habiskan waktu
hingga seribu tahun umurku




Gowa,06 April 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu