malam

oleh : Arief Muhammad Muhammad


malam,

kutuliskan resahku pada gelapmu.

jika esok pagi tubuhku kaku,

cukup kau yang tahu,

aku mati diterkam rindu!

diatas dipan tua,

ada darah yang berceceran diseprei lusuh,

mengalir dari hati yang gemuruh,

lalu pecah dan terbelah

diam membeku,

waktu,

aku,

kau,

sejumput kenangan yang kutinggalkan,

ah,selamat tinggal kisah cinta yang buntu!



Gowa,24 maret 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu