TRAGEDI TEH BERACUN, EPENKAAHHHHHH?????
![]() |
| Jessica wongso.sumber foto: seputarjawa.com |
(Sebuah Drama
pembunuhan paling Rempong yang dilakukan JOKO terhadap MANSUR)
Setelah sekian lama
berlarut-larut,drama pembunuhan Mansur memasuki babak baru.seperti yang telah
diprediksi banyak orang,polisi akhirnya menetapkan Joko sebagai tersangka
pembunuh Mansur.dan ini sungguh menggemaskan,sebab ending drama ini betapa jauh
dari ekspektasi penonton yang berharap kasus ini tidak berakhir dengan cara
semacam ini.akhir yang demikian gampang ditebak.betapa anti-klimaks.
sebagai penikmat teori
konspirasi dan penonton setia berita televisi,saya rajin mengikuti kasus ini
sedari awal.awalnya sih hanya coba-coba,tapi lama-lama jadi ketagihan.tetapi
tak hanya saya,bahkan jutaan pasang mata rakyat indonesia juga tersedot pada
drama pembunuhan Mansur.sebulan yang lalu,kasus ini mulai menyita perhatian
publik,ketika Mansur tewas usai ditraktir minum teh disebuah warteh oleh
temannya yang bernama Joko.dokter ahli forensik kemudian mengumumkan adanya zat
semacam racun di dalam gelas teh yang diminum Mansur.lalu media secara
keroyokan dan beramai-ramai memblow-up dan menggoreng kasus ini serenyah
mungkin dengan harapan agar menjadi berita yang laku dijual dan digemari semua
lapisan masyarakat Indonesia yang memang terkenal sebagai tipikal penonton teve
yang” gampang dikibuli” serta senang menelan bulat-bulat informasi yang (walaupun)barusan
didengarnya.
Siapakah Mansur? Siapakah Joko?
Mengapa berita soal mereka begitu lancang mengganggu ketenteraman penonton teve di tanah air? Bahkan sudah hampir sebulan,dan ternyata masih berita yang itu-itu saja yang disiarkan televisi. pernahkah stasiun-stasiun teve itu memikirkan perasaan kami,selaku penonton setia sinetron tukang bubur naik haji dan Anak jalanan? Pernahkah stasiun teve itu memberi kami pilihan,atau katakanlah semacam hari libur meskipun Cuma sehari saja,agar kami para penonton teve yang sudah sangat bosan,capek,bahkan sudah berdarah-darah karena membenturkan kepala ke tembok karena penat menonton dan membaca berita yang itu-itu dan itu-itu saja,yang disiarkan oleh seluruh media dari sabang sampai papua,dari pagi sampai subuh,dari tadi sampai minggu depan? Arggggghhhhhh…sepertinya saya sudah muak dengan berita yang itu-itu saja..sungguh suatu pengalihan isu yang sangat sangat dan sangat menggemuassskaannnn….!!
“Wahai Joko! Semua ini
gara-gara kamu?!!!
“Mengapa kau tak
berfikir panjang terlebih dahulu sebelum menghabisi Mansur dengan Teh yang diduga mengandung racun bernama Sianida
itu?!”
“ Apakah kau tak tahu
bahwa efek dari perbuatanmu itu akan berdampak sangat besar bagi industri
pertelevisian di Indonesia?!”
“ Bahwa apa yang telah
kau lakukan akan menyebabkan kasus ini diliput dan dibesar-besarkan sedemikian
rupa oleh semua media yang seperti hantu-hantu bergentayangan di rumah-rumah
penduduk Indonesia yang kian hari generasinya kian Alay bin lebay? Apakah
media-media tersebut,entah itu media cetak maupun elektronik,baik itu di dunia
nyata maupun di dunia maya atau yang sering dipanggil dengan nama social
media,tidak pernah berfikir lebih jauh
bahwa dengan memberitakan kasus pembunuhan paling sadis yang dilakukan joko
terhadap Mansur itu secara terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu
,30 hari sebulan dapat berdampak buruk bagi anak-anak yang sedang berada dalam
tahap perkembangan fisik dan jiwanya..(ah,andai dalam sehari sama dengan 30
jam,10 hari dalam seminggu,atau 50 hari dalam sebulanpun,maka pasti yang akan
dengan mudah kita lihat beritanya setiap pagi di teve atau di Koran,atau di
dunia maya pasti juga Cuma satu,kasus yang itu-itu melulu: KASUS PEMBUNUHAN MANSUR YANG DI DUGA DILAKUKAN OLEH JOKO DENGAN
CARA MENARUH RACUN DALAM GELAS TEH…Luar binasa!!
Setiap hari,saya,anda,kita,mereka,semua warga Negara Indonesia,baik itu yang keturunan Arab,keturunan cina,keturunan India,belanda,jerman,jepang,Uzbekistan,panama,Zimbabwe,SELAMA mereka masih berada didepan teve Indonesia,maka saya berani bertaruh bahwa mereka akan dengan sangat terpaksa(karena tak ada pilihan lain) akan menonton satu berita yang itu-itu terussssssss….yaitu soal pembunuhan Mansur yang diduga dilakukan oleh Joko..bahkan andai di Planet terjauh pun,meski disana hampa udara,asalkan selama disana ada mahluk entah Alien atau Dajjal yang sedang menonton televisi atau sedang membaca portal media elektronik..maka yang pasti diberitakan adalah kasus tentang….……ah,sudahlah! Bosan!!!!
Setiap hari,saya,anda,kita,mereka,semua warga Negara Indonesia,baik itu yang keturunan Arab,keturunan cina,keturunan India,belanda,jerman,jepang,Uzbekistan,panama,Zimbabwe,SELAMA mereka masih berada didepan teve Indonesia,maka saya berani bertaruh bahwa mereka akan dengan sangat terpaksa(karena tak ada pilihan lain) akan menonton satu berita yang itu-itu terussssssss….yaitu soal pembunuhan Mansur yang diduga dilakukan oleh Joko..bahkan andai di Planet terjauh pun,meski disana hampa udara,asalkan selama disana ada mahluk entah Alien atau Dajjal yang sedang menonton televisi atau sedang membaca portal media elektronik..maka yang pasti diberitakan adalah kasus tentang….……ah,sudahlah! Bosan!!!!
Singkat kata,media telah menginvasi kemerdekaan kita dalam menikmati acara teve atau berita atau hiburan yang lebih variatif.media gagal menghadirkan keberagaman berita kepada kita selaku khalayak penonton.media seolah mengajarkan kita agar memaklumi keseragaman meskipun itu pahit dan membosankan.sungguh sebuah ke-mainstream-an yang sangat dangkal dan tak visioner.
Tetapi,baiklah!..PLEASEEE!!
meskipun ini sedikit menjengkelkan,tetapi kami akhirnya menyerah.kalaupun kami
memang masih harus disuguhi lagi drama
ini hingga sebulan,dua bulan,bahkan hingga setahun kemudian televisi masih
memberitakan kasus ini,kami hanya bisa memohon satu syarat,yaitu:
Kami ingin mengusulkan agar jalan cerita kasus ini tak terlalu membosankan.anggaplah semacam variasi karena selama sebulan ini kami terus-terusan dicekoki dengan berita yang itu-itu saja,pun dengan jalan cerita yang juga itu-itu saja.bolehkah kami mengusulkan,semacam revisi agar jalan cerita kasus ini dirubah,misalnya,pelaku pembunuhan Mansur diganti.jika selama ini tuduhan mengarah kepada Joko,maka tak ada salahnya pelakunya diganti.demi menciptakan jalan cerita yang lebih seru dan alur kisah yang lebih rumit namun menegangkan. Saya sarankan agar pembunuh Mansur bukan joko,tetapi Farhat Abbas,misalnya.tujuannya tentu agar akhir cerita ini tidak dengan mudah bisa ditebak.katakanlah Farhat Abbas sengaja menaruh racun di dalam gelas teh Mansur karena ternyata eh ternyata,farhat Abbas menaruh hati terhadap Mansur akan tetapi Mansur menolak uluran cinta si Mister Lebay ini.alasan lain,karena Nia Daniati tidak merestui hubungan terlarang mereka dengan alasan Farhat Abbas dan Mansur sama-sama lelaki,dan di dunia yang sempit ini,saudara-saudara! Ketahuilah bahwa,belum pernah ada Jeruk yang berhasil minum Nutrisari!
Opsi kedua,jikapun
Farhat Abbas terlalu polos alias culun untuk dipasang sebagai pelaku pembunuhan
Mansur.maka siapa tahu,Ahmad Dhani cocok.sebut saja alasan Ahmad Dhani membunuh
Mansur karena ternyata ketika masih di Australia,Dhani ternyata pernah meminta
Mansur untuk menggantikan Mitha sebagai Personil The Virgin,namun Mansur menolak
mentah-mentah ajakan,eh maksud saya Tawaran Dhani dengan alasan Mansur sudah tidak Virgin
Lagi.Ahmad dhani tersinggung,ia marah lalu muncullah niat untuk menghabisi
Mansur.jikapun Ahmad Dhani si antek yahudi itu juga tak sesuai kriteria menjadi pembunuh Mansur,mungkin
karena Terlalu botak sehingga mengganggu konsentrasi Mansur ketika menenggak Teh
berisi racun sianida,maka pelaku selanjutnya mungkin cocok diberikan pada Vicky
Prasetyo,yang terkenal dengan teori Konspirasi kemakmuran dan twenty nine my
age-nya.atau barangkali Eyang subur? Atau musuh si subur yang bernama Arya
dwiguna? Atau sekalian saja tokoh antah berantah semacam Pikolo,Baalveer,atau
Naruto.siapakah yang paling cocok menggantikan peran Joko sebagai pembunuh
Mansur? Untuk mendapatkan pelaku terbaik,media silahkan bikin audisi,semacam
Dangdut Academy atau Stand up komedi,niscaya akan banyak dibanjiri calon
peserta yang akan menyaring bakat-bakat terbaik dalam membunuh.dan ini sunggguh
merupakan peluang bagi stasiun teve demi menarik iklan-iklan dan itu berarti
keuntungan besar di depan mata..hahahaha..sungguh sebuah ide yang sangat brilliant,saudara-saudara!
Demikianlah,siapapun
pelaku pembunuhan Mansur,entah nanti akan berhasil ditangkap atau hanya akan tinggal sebagai
kasus yang terbengkalai seperti kasus Century dan BLBI,semuanya kita serahkan
kepada POLISI,karena selama ini Polisi “sudah bekerja begitu baik dan rapi”
dalam membasmi orang-orang yang dituduh teroris,entah itu di Thamrin,di Poso,di
Papua,atau di Aceh.semoga kasus Pembunuhan Mansur yang kesannya sangat
bertele-tele dan mirip drama korea dapat segera terkuak dan tertangkap
pelakunya,jika perlu kerahkan DENSUS CAP 88.agar kami penonton televisi bisa
kembali tenang dan bernafas lega karena dapat menikmati lagi berita televisi
yang lebih beragam.
*)Moncobalang, 070216.
*tulisan ini dibuat
sebagai Sindiran kepada Media yang selalu mengulang-ulang dan membesar-besarkan
sebuah Berita hanya karena demi mengejar rating dan ingin mengalihkan isu sentral.katakan
tidak pada media yang berafiliasi dan berselingkuh dengan parpol!!
*RIP: Media yang
Independen dan mengedepankan Hati Nurani.
*Gerakan Menonton Sehat
*Ayo jadi penonton cerdas
*Gerakan Menonton Sehat
*Ayo jadi penonton cerdas
*Tolak LGBT

Komentar
Posting Komentar