Tugu kenangan



sayang,lama sudah aku terbang

aku ingin lekas pulang
dan gegas menyalakan obrolan
ditemani kopi dan hangat pelukan

petang usia dipintu istirah

nafas tersisa badan berdarah
ringkih memerah terkapar parah
sampai mati dihajar amarah

tiada lagi kecamuk perang

kisah lama yang selalu dimenangkan
aku kini pengembara yang merindukan
lengang jalan ke kampung halaman

 

sayang,beku sudah segala kemewahan
jadi sebongkah tugu kenangan



dini hari,22.10.14


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima kasih panjang,sehalaman surat pendek.

Nyali!

Ibu